Hama Landak Pada Perkebunan Kelapa Sawit

Landak merupakan salah satu hama perkebunan kelapa sawit khususnya di daerah pengembangan.......

Gulma Rumput Ganda rusa ( Asystasia intrusa )

Asystasia intrusa telah ditemukan di Johor, Malaysia sejak tahun 1950, dan populasinya tidak termonitor hingga tahun 1960 karena tidak dianggap sebagai gulma penting pada kelapa sawit.

USE Palm bunch ash

Palm oil mill waste as a source of potassium fertilizer on plant research has been conducted bunch ash utilization of palm oil mill waste as a source of potassium for rice . Bunch ash containing at 18.48 % K2O , 3.51 % Mg , 2.40 % Ca , and 1.95 % P2O5 . Based on the nutrient content of ...

PEMBIBITAN KELAPA SAWIT

A. Tahapan Pembibitan Pre Nursery (pembibitan awal) selama 3 bulan pertama dengan polibag kecil

Hama Tikus Pada Perkebunan Kelapa Sawit

Ada 4 spesies tikus ditemukan pada pertanaman kelapa sawit, yaitu tikus rumah Rattus rattus. diardii, tikus padang R. r. exulans, tikus sawah R. r. argentiventer, dan yang dominan dan paling merugikan

Showing posts with label HPT & Gulma. Show all posts
Showing posts with label HPT & Gulma. Show all posts

Monday, 26 May 2014

Tuesday, 25 March 2014

Hama Landak Pada Perkebunan Kelapa Sawit

Klasifikasi : 

Kingdom        : Animalia
Phylum          : Chordata
Class             : Mammalia
Ordo             : Rodentia
Sub Ordo      : Hystricomorpha 
Infra Ordo   : Hystricognathi (part)

Landak merupakan salah satu hama perkebunan kelapa sawit khususnya di daerah pengembangan. Pakan dari landak adalah umbi-umbian, kangkung, dan beberapa tanaman yang berbatang lunak lainnya termasuk kelapa sawit muda.

Hama ini merusak tanaman kelapa sawit muda dengan cara mengerat pangkal batang dan memakan jaringan umbut kelapa sawit tersebut. Apabila bagian tanaman kelapa sawit yang terserang sangat berat dapat mengakibatkan kematian tanaman.Landak aktif pada malam hari dan bersembunyi di dalam lorong-lorong di dalam tanah. Pengendalian hama ini dilakukan seperti mengendalikan babi hutan sekaligus yaitu dengan pemagaran tanaman kelapa sawit secara individual misalnya dengan pelepah kelapa sawit sebanyak tiga tingkat.

Hama Tikus Pada Perkebunan Kelapa Sawit

Klasifikasi : 

Kingdom         : Animalia 
Phylum            : Chordata 
Class              : Mammalia
Ordo              : Rodentia
Famili             : Muridae 

Ada 4 spesies tikus ditemukan pada pertanaman kelapa sawit, yaitu tikus rumah     Rattus rattus. diardii, tikus padang R. r. exulans, tikus sawah R. r. argentiventer, dan yang dominan dan paling merugikan adalah R. r. tiomanicus atau tikus belukar. Tikus R.r. argentiventer kerap menyerang kelapa sawit pada kebun-kebun yang berbatasan dengan persawahan, terutama sawah yang telah selesai dipanen. Jadi tikus jenis ini bermigrasi sementara ke kebun sawit, yaitu ketika di sawah tidak tersedia makanan yang cukup.

Hama Gajah ( Elephas maximus )



Kingdom       : Animalia
Phylum          : Chordata 
Class            : Mammalia
Ordo            : Proboscidea
Famili           : Elephantidae
Genus           : Elephas
Species        : Elephas maximus

Harus disadari bahwa gajah tidak termasuk hama utama kelapa sawit, karena hewan ini termasuk salah satu satwa dilindungi oleh Undang-undang Pelestarian Alam. Masalah yang utama sebenarnya adalah berkurangnya daya dukung hutan sebagai habitat gajah akibat pembukaan hutan menjadi lahan perkebunan, perladangan dan pemukiman.

Hama Babi Hutan

Klasifikasi :
Gb. Babi Hutan
Kingdom       : Animalia
Phylum         : Chordata
Class             : Mamalia
Ordo             : Artiodactyla
Famili            : Suidae
Genus           : Sus 
Spesies          : Sus scrofa


Babi hutan merupakan jenis hama mamalia penting pada perkebunan kelapa sawit. Sebenarnya satwa ini bukanlah merupakan penghuni tetap pada ekosistim perkebunan kelapa sawit. Kerusakan yang ditimbulkannya pada kelapa sawit hanya merupakan efek sekunder dari kehadirannya pada kebun sawit. Mereka adalah salah satu penghuni tetap hutan. Habitatnya meliputi kisaran geografis yang sangat beragam, pada hampir semua ekosistim, mulai dari padang alang-alang, semak belukar, hutan sekunder, hutan payau, hingga hutan pegunungan.

Gulma Mikania ( Mikania micrantha )

Kingdom       : Plantae
Ordo           : Asterales
Famili          : Asteraceae
Genus          : Mikania
Species       : Mikania micrantha

Mikania micrantha merupakan gulma tahunan yang tumbuh merambat dengan cepat. Mikania termasuk dalam gulma penting pada kelapa sawit yang dapat tumbuh hingga ketinggian 700 mdpl. Mikania umumnya tumbuh dominan pada areal kelapa sawit belum menghasilkan (TBM) hingga dapat meimbelit/menutupi seluruh pelepah/tajuk kelapa sawit.


Mikania juga menghasilkan senyawa alelopati berupa phenol dan flavon. Mudah berkembang biak melalui potongan batang dan biji. Viabilitas biji mencapai lebih dari 60%, sedangkan daya tumbuh stek dapat mencapai 95%.

Botani
Batang M. micrantha tumbuh menjalar berwarna hijau muda, bercabang dan ditumbuhi rambut-rambut halus. Panjang batang dapat mencapai 3-6m. Pada tiap ruas terdapat dua helai daun yang saling berhadapan, tunas baru dan bunga.

Helai daun berbentuk segitiga menyerupai hati dengan panjang daun 4-13cm dan lebar daun 2-9cm.  Permukaan daun menyerupai mangkok dengan tepi daun bergerigi. 
Bunga tumbuh berwarna putih, berukuran kecil dengan panjang 4.5-6mm, dan tumbuh dari ketiak daun atau pada ujung tunas. Biji dihasilkan dalam jumlah besar, berwarna coklat kehitaman dengan panjang 2mm.


Gulma Rumput Ganda rusa ( Asystasia intrusa )

Kingdom : Plantae 
Phylum    : Tracheophyta
Class        : Magnoliopsida
Order       : Lamiales
Family      : Acanthaceae
Genus      : Asystasia
Spesies  : Asystasia intrusa





Asystasia intrusa telah ditemukan di Johor, Malaysia sejak tahun 1950, dan populasinya tidak termonitor hingga tahun 1960 karena tidak dianggap sebagai gulma penting pada kelapa sawit. Mulai tahun 1970, A. intrusa telah tersebar di perkebunan kelapa sawit, karet, kakao, nanas hingga pada lahan-lahan terbuka di Malaysia. Pada beberapa kasus, keberadaan A. intrusa dapat menurunkan hasil pada tanaman nanas dan kelapa sawit. Asystasia digolongkan sebagai gulma jahat (noxius weed) karena kemampuannya menghasilkan biji yang sangat banyak dan pengendaliannya akan sangat sulit jika populasinya sudah berkembang di suatu lokasi (Lee, 1984, Rajaratnam et al., 1977).

A. intrusa memiliki toleransi tinggi terhadap kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan dan memiliki strategi tertentu untuk mengeksploitasi lingkungan. Pada daerah yang ternaungi, A. intrusa akan lebih banyak memproduksi organ vegetatif, sementara pada daerah terbuka akan lebih banyak memproduksi organ generatif.
Botani
Batang rapuh dengan penampang segi empat dan ditumbuhi rambut-rambut halus yang tersebar secara acak. Tumbuh menjalar dengan cepat mencapai tinggi 0.5 m, dan dapat mencapai 3 m jika ditopang oleh vegetasi lain. Cabang baru dapat muncul pada ruas batang dan akan menjadi tanaman baru apabila menyentuh tanah.
Daun tumbuh berpasangan pada ruas-ruas batang, berbentuk oval mendekati segitiga dengan ujung meruncing, berukuran  mulai dari  64.5mm x 25.5mm hingga 152.4mm x 76.2mm. Tangkai daun dapat mencapai panjang 50.8mm.
Rangkaian bunga muncul pada ujung tunas dan tidak bercabang. Bunga berbentung menyerupai lonceng dengan panjang 20-25mm dan memiliki bercak ungu sejajar pada bagian dalam mahkota.
Kantung biji tersusun pada rangkaian bunga berbentuk gada, berukuran hingga 30mm dan mengandung 4 bakal biji berbentuk pipih. Saat biji matang, kapsul akan pecah dan biji akan terpental. Biji diproduksi dalam jumlah banyak dengan viabilitas mencapai 85% dan dapat bertahan hingga 8 bulan di tanah. Pada kondisi alami, biji dapat berkecambah 30 hari setelah disemai dan tanaman akan mulai tumbuh dengan cepat 10 minggu setelah berkecambah. 

Gb. A. intrusa di perkebunan kelapa sawit



Gulma Alang - alang (Imperata cylindrica)



Klasifikasi

Kingdom    : Plantae
Ordo        : Poales
Famili       : Poaceae
Subfamili  : Panicoidae
Genus        : Imperata 
Spesies     : Imperata cylindrica

Imperata cylindrica, atau lebih dikenal dengan alang-alang merupakan gulma berdaun sempit yang tumbuh tegak dan berumpun. Alang-alang merupakan tumbuhan pionir terutama pada lahan yang habis terbakar, sangat toleran terhadap faktor lingkungan yang ekstrim seperti kekeringan dan unsur hara yang miskin, namun tidak toleran terhadap genangan dan naungan. Alang-alang dapat tumbuh pada daerah tropik dan subtropik hingga ketinggian 2700m diatas permukaan laut.

Monday, 24 March 2014

PEMBIBITAN KELAPA SAWIT


A. Tahapan Pembibitan
  • Pre Nursery (pembibitan awal) selama 3 bulan pertama dengan polibag  kecil
  • Main Nursery (pembibitan utama) bibit dipindahkan ke dalam polibag besar, dipelihara selama 9 – 12 bulan sampai siap untuk dapat ditanam
  • Umur bibit yang dapat ditanam di areal pertanaman :